Thursday, November 10, 2016

Mendamaikan Hati Dalam Islam

Do'a
 Menenangkan hati dibutuhkan saat hati tengah gelisah. Saat permasalahan berlangsung yang menyebabkan kegelisahan, menenangkan hati bagi Islam jadi pilihan. Hidup tak mungkin tanpa ada permasalahan lantaran telah jadi fitrah manusia. Lalu bagaimana caranya menenangkan hati dalam Islam?
Langkah menenangkan hati dalam Islam salah satunya yaitu dengan berdzikir mengingat Allah. Dengan berdzikir, kita bakal terasa bahwa permasalahan yang berlangsung yaitu atas kehendak-Nya. Allah tengah menguji kita dengan permasalahan itu.
Selain berdzikir mengingat Allah SWT, ada cara-cara menenangkan hati dalam Islam yang dapat jadi penawar kegelisahan yang terjadi. Lantaran percayalah bahwa Allah tak bakal menguji hamba-Nya terkecuali dalam batas kemampuannya. Berikut langkah menangkan hati dalam islam yakni :

1. Sabar
Hal pertama yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad saat hadapi cobaan yang tidak ada henti yaitu dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran. Lantaran dengan kesabaran tersebut seorang bakal semakin dapat menghadapi tiap-tiap permasalahan berat yang mendatanginya.
Allah Ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya Allah bersama beberapa orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah ayat 153).
Selain  menenangkan jiwa, sabar dapat juga menstabilkan kacaunya akal pikiran disebabkan beratnya beban yang dihadapi. Ujian yang Tuhan berikanlah pada kita itu sesungguhnya untuk menguji keimanan kita. Bila kita sabar melewai cobaan serta ujian bakal meningkatlah level iman kita. Bukankan Allah itu menguji hamba-Nya sesuai sama kekuatan hamba-Nya. Bila ujian itu datang padanya, bermakna Allah meyakini kita dapat melewatinya.

2. Adukanlah seluruhnya itu pada Allah
Saat seorang hadapi masalah yang sangatlah berat, bakal mencari suatu hal yang bisa jadikan tempat mengadu serta mencurahkan isi hati yang sudah jadi beban menurutnya sampai kini. Allah telah mengingatkan hamba-Nya didalam ayat yang di baca tiap-tiap muslim minimum 17 kali dalam satu hari :
Allah dalam firmannya : “Hanya kepada-Mulah kami menyembah, serta cuma kepada-Mulah kami memohon pertolongan” (QS. Al Fatihah ayat 5).
Mengingat bahwa manusia yaitu makhluk yang sangat banyak dalam mengeluh, pasti saat keluhan itu diadukan pada Sang Maha Pencipta, jadi seluruhnya itu bakal memudahkan beban berat yang sampai kini kita derita.
Rasulullah shalallahi alaihi wasallam saat hadapi beragam masalah juga, jadi hal yang bakal beliau kerjakan yaitu mengadu ujian itu pada Allah Ta’ala. Lantaran cuma Allah lah tempat tergantung untuk tiap-tiap makhluk.

3. Berfikir Positif 
Berfikir positif, itu sangat menolong kita untuk menangani rasa bimbang yang tengah kita rasa. Lantaran dengan memikirkan positif, jadi semua bentuk-bentuk kesukaran serta beban yang ada pada diri kita jadi terobati lantaran ada sikap bahwa semua yang masalah yang dihadapi, pastilah memiliki jalan keluar yang telah diputuskan oleh Allah Ta’ala. Bakal senantiasa ada jalan bila kita yakin jika Allah swt bakal menolong kita. Intinya, kita haarus senantiasa berpikir positif sama Allah, janganlah pernah suudzhon sama Sang pencipta.

4. Dzikrullah (Mengingat Allah)
Ini yang paling utama. Orang yang selalu mengingat Allah Ta’ala dalam semua hal yang dikerjakan. Tentu bakal membuat nilai positif untuk dianya, khususnya dalam jiwanya. Lantaran dengan mengingat Allah semua masalah yang dihadapi, jadi bakal menghadapinya lebih tenang. Hingga rasa bimbang yang ada pada diri dapat perlahan-perlahan di hilangkan. Serta telah adalah janji Allah Ta’ala, untuk siapapun yang mengingatnya, jadi di dalam hatinya pastilah terisi dengan ketenteraman-ketenteraman yang tak dapat diperoleh tetapi cuma dengan mengingat-Nya.
Satu hal yang perlu diingat yaitu, agar bisa senantiasa mengingat Allah swt serta sukses meniadakan atau mencegah rasa gelisah, dzikir tak cuma dikerjakan hanya perkataan lisan serta atau hati saja. Dzikir pada Allah swt adalah rangkaian kesibukan yang melibatkan seluruh hati, lisan, serta perbuatan. Tanpa ada menyatunya ketiga segi itu, jadi susah juga atau malahan tak mungkin saja untuk hati kita untuk menyatu dengan Allah swt.

5. Sholat
Sholat yang disebut beribadah paling penting untuk umat muslim juga adalah salah satu fasilitas penangkal serta penawar beragam jenis penyakit hati yang bersarang didalam dada manusia. Jelas saja, sholat adalah beribadah yang totalitas cuma mengingat pada Allah swt, yang dengan cara keseluruhan juga cuma berisi kalimat-kalimat dzikrullah, ayat-ayat Allah swt.
Sholat adalah kesibukan komunikasi langsung dengan Allah swt, Zat yang menggenggam serta menguasai semua hati, yang membuat penyakit serta yang menyembuhkannya tanpa ada rasa sakit. Bila seorang sudah terhubung serta berkomunikasi dengan Allah swt dengan cara langsung dalam sholat yang khusyuk, jadi tidak mungkin menurutnya terkena penyakit gelisah. Lantaran gelisah menyerang hati, serta Allah swt-lah yang menggenggam serta kuasai semua hati.
Tidak sama dengan beberapa orang yang lupa pada Allah, yang dimana hati-hati mereka cuma terisi dengan rasa kegelisahan, bimbang, dan kekhawatiran semata. Tidak ada sekalipun yang dapat menentramkan hati-Nya.
Tentu, setelah tahu perihal aspek-faktor yang bisa menangani masalah, jadi jadilah orang yang senantiasa dekat pada Allah Ta’ala. Bersabar, berfikir positif, mengingat Allah, dan menyampaikan seluruhnya masalah kepada-Nya adalah kunci dari semua masalah yang tengah dihadapi. Oleh karena itu, Jangan sampai bimbang, lantaran sebenarnya Allah bersama kita.






Sumber : http://www.drakemedia.net/4149/2015/08/08/5-cara-yang-dapat-dilakukan-untuk-menenangkan-hati-dalam-islam

0 komentar:

Post a Comment