Blog Informatif

Dapatkan info menarik di bahrulblogroll.blogspot.com.

Blog Penuh Edukasi

Dapatkan info menarik di bahrulblogroll.blogspot.com.

Edukasi

Edukasi Membuat Kita Tahu DUNIA

Follow Instagram

Follow Instagramku di : bahrul_171.

Saksikan di YOUTUBE Juga

Saksikan Video Tutorial di Youtube ku youtube.com/rosidproduction.

Showing posts with label Life. Show all posts
Showing posts with label Life. Show all posts

Thursday, May 27, 2021

myAuliaNet

 

    Download aplikasi kami untuk kemudahan dan mendapatkan informasi seputar jaringan internet wifi Aulia.Net



Download Aplikasinya Disini

Last Updated 19 Mei 2024

Tuesday, October 31, 2017

Kebijakan Registrasi Simcard Hanya Bolehkan 1 NIK Punya 3 Kartu


Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menjelaskan kebijakan registrasi ulang kartu prabayar membatasi 1 orang dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP hanya boleh memiliki 3 kartu SIM. Bagi masyarakat yang memiliki usaha, maka nomor keempat harus didaftarkan di gerai milik operator agar tercatat dengan jelas.

“Untuk kenyamanan masyarakat sendiri, untuk pengguna ponsel kan sering menerima tawaran macem-macem, penipuan dan sebagainya. Sehingga membuat masyarakat menjadi lebih nyaman,” kata Rudiantara selepas menghadiri rapat kerja dengan Kemenkumham, Kemendagri, dan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2017). 

Menurutnya, kebijakan ini sudah berjalan sejak lama dalam sistem pascabayar, tetapi untuk prabayar, sistem ini baru akan ditegaskan per 31 Oktober 2017 mendatang. 

Rudiantara menandaskan bahwa banyaknya pengguna kartu SIM yang sering bergonta-ganti karena mengincar promo data atau telepon justru harus mengubah kebiasaannya. Bila registrasi ini dilakukan, otomatis pengguna harus menunggu batas kadaluarsa kartu dan kartu tersebut diblok secara otomatis, sebelum bisa menggunakan kartu SIM yang lain. 

“Prinsipnya semua yang menggunakan SIM prabayar itu harus mendaftar. Justru ini mengurangi, justru ini bagus untuk industri. Jadi kasus yang beli-buang, beli-buang, itu kan merugikan sebetulnya, terutama bagi operator, bagi ekosistem, bagi dealer, itu merugikan,” kata Rudiantara hari ini.

Ia berharap dengan kebijakan registrasi ini, maka pihak operator bisa meningkatkan layanannya. Dengan adanya kebijakan registrasi ini, operator diharap bisa lebih akurat dengan membuat kemasan produknya dengan lebih baik lagi. 

“Logikanya gini. Kalau masyarakat kenapa ganti-ganti nomor, kan cari yang murah. Justru dengan diregis ini, operator lebih tahu bagaimana membuat produk. Jadi sebenarnya lebih bagus dalam membuat produk. Kan hanya karena lebih murah saja, membuat promo-promo bayar-beli-buang, bayar-beli-buang. Ini tidak sehat untuk ekosistem,” terangnya lagi.   

Pemerintah Sudah Wacanakan Pembentukan Undang-undang Perlindungan Database   

Untuk melindungi data-data yang dikhawatirkan akan disalahgunakan, Rudiantara mengaku sudah mempunyai payung hukum berupa Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi Dalam Sistem Elektronik. Aturan tersebut, menurut Rudiantara, akan segera diajukan untuk menjadi undang-undang.

“Memang pemerintah sedang menyiapkan, Kominfo sedang menyiapkan RUU Perlindungan Data Pribadi yang akan masukan ke Prolegnas (Program Legislasi Nasional). Kami akan usulkan untuk 2018,” pungkas Rudiantara.   

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini memang sangat diperlukan. Ia menandaskan bahwa Permenkominfo 20/2016 tersebut menjadi acuan karena memang dibutuhkan. Rudiantara mengaku tidak mungkin bila pemerintah harus menunggu undang-undang dan baru melindungi data pribadi masyarakat. 

“Bahwa kita harus punya legislasi sekelas undang-undang yang lebih tinggi untuk perlindungan, saya setuju,” katanya.   Bukan hanya untuk mengatasi data pribadi yang ada dalam registrasi kartu sim prabayar, tetapi juga secara keseluruhan. 

Ia menyesalkan bahwa masyarakat begitu remeh untuk memberikan data pribadi kepada aplikasi di gawai secara mudah, tetapi begitu khawatir ketika negara sendiri meminta data mereka.   

“Anda kasih semua data ke asing. Ini baru gini aja udah ribut. Jadi kita maunya semuanya harus terlindungi,” tegas Rudiantara. 

Sumber : Kebijakan Registrasi Ulang SimCard

Tuesday, October 24, 2017

Safety Riding.. Apaan sih?


Kondisi seperti saat ini membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga.
Kemampuan melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor menjadi kendaraan ‘bebas macet’ dan efektif, sementara itu juga konsumsi BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis.
Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan sekencang-kencangnya, atau sangat lambat dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya.
Menurut survey tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.
Mungkin disinilah perlunya kita ikut suatu klub motor. Apakah itu klub motor sejenis maupun klub motor berbagai merek, yang penting adalah klub yang bisa membina kita menjadi bikers yang baik dan tertib.
Klub motor yang baik salah satunya adalah klub yang peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara.
Beberapa klub yang saya kenal, melakukan acara khusus untuk melatih dan memberi pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Bahkan untuk menggelar acara tersebut dilibatkan juga beberapa vendor sebagai sponsor, yang artinya semua sepakat akan pentingnya keselamatan.
Safety Riding ! Sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.
Dalam pelatihan Safety Riding, disajikan dalam teori dan praktek.
Umumnya dalam teori dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal, dan lain-lain.
Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain:
  • Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor.
  • Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar.
  • Helm (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm ‘catok’ dan sejenisnya.
  • Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.
Secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan:
Teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.
Teknik “slalom” dengan cone di lintasan. Teknik ini untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya dengan asumsi kendaraan sedang
Teknik berjalan di lintasan ala “bumpy-road” , teknik ini untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.
Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah.
Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.
Dari materi-materi seperti inilah diharapkan muncul niatan dari para pengendara untuk membiasakan diri sendiri memberi upaya keselamatan berkendara. Gampang-gampang susah, itu ternyata pendapat yang muncul di benak peserta setelah semua sesi praktek dilapangan dilakukan.
Dari sekian banyak poin yang dipelajari peserta semua memiliki arti masing-masing dengan kesimpulan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Ya ! Semua dimulai dari diri sendiri, alangkah baiknya jika hasil kursus singkat ini dapat dibagi dengan rekan-rekan lain sesama pengendara.
Buktikan bahwa kita mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan.
Safety is Everything bro !

Sumber : Safety Riding


Wednesday, June 21, 2017

8 Tips Mudik Aman dan Nyaman dengan Mobil bersama Keluarga


Halo Guys... Sudah lama gak posting nih... nah sekarang saya akan membagikan Tips Mudik untuk anda semuanya....

Mudik sudah menjadi tradisi yang sebagian orang Jakarta lakukan saat Lebaran tiba. Mudik juga identik dengan bermacet ria, namun justru itu “seni”nya. Semacet apapun perjalanan, tetap membuat mudik paling dinanti setiap tahun.
Agar pulang kampung terasa lebih nyaman, perhatikan ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan. Nah, berikut tips mudik dengan mobil yang perlu kamu tahu:

1. Periksa Kondisi Mobil
Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengecek kondisi mobil. Umumnya, seminggu sebelum Lebaran, sudah banyak orang yang mengecek mobilnya ke bengkel. Periksa bagian mobil pada mesin, rem, oli, roda, dan air bag sebelum berangkat.


2. Tidak Melebihi Kapasitas
Agar nyaman dan selamat, hindari mengangkut penumpang dan barang melebih kapasitas kendaraan. Jika kelebihan beban, maka keselamatan penumpang yang menjadi taruhan. Hal ini juga berlaku pada barang bawaan.


3. Bawa Uang Tunai yang Cukup
Selama perjalanan mudik, kita tidak akan tahu apakah akan bertemu ATM atau tidak di sepanjang jalan. Sebab itu, siapakan uang tunai, karena tidak semua toko menyediakan mesin debit dan kartu kredit. Sebelum jalan, lakukan perhitungan kasar pengeluaran yang akan kita habiskan selama di perjalanan. Hitung dari pengeluaran besar hingga kecil termasuk biaya makan, parkir, tol, tolet, dan lain sebagainya.


4. Bawa Makanan & Minuman Cukup
Membawa makanan dan minuman cukup selama perjalanan juga penting. Sebab, kita belum tentu menemukan minimart, sehingga disarankan untuk menyiapkan makanan ringan hingga makanan agak berat seperti roti.


5. Aplikasi GPS/Peta Mudik
GPS di smartphone kita juga penting untuk mengecek kemacetan hingga jalan alternatif lainnya. Namun, GPS menyedot baterai lebih cepat, sebaiknya sediakan juga powerbank agar handphone kita tetap menyala. Bawa juga peta jalur mudik yang banyak disediakan untuk mengecek info jalur mudik hingga rest area.


6. Istirahat Sebentar Jika Lelah
Perjalanan yang jauh dan macet sudah pasti akan membuat kita kelelahan menyetir, maka jangan memaksakan. Istirahat sejenak di rest area atau pom bensin terdekat. Kita bisa kembali menyetir jika tubuh sudah lebih segar. Mengantuk dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain juga.


7. Menyiapkan Perkakas & P3K
Pastikan juga tidak ketinggalan membawa perkakas & kotak P3k. Barang ini cukup penting untuk keselamatan perjalanan mobil dan juga kesehatan seluruh diri sendiri dan seluruh penumpang.


8. Jika Membawa Balita 
Agar si kecil nyaman selama di perjalanan, maka bawalah perlengkapan seperti bantal dan selimut. Malam hari biasanya akan cukup dingin, jadi hangatkan tubuhnya dengan selimut.

Nah itu Tadi Guys.... Tips Mudik yang aman dan Nyaman Pastinya...

Semoga bermanfaat ya...



Sumber : 8 Tips Mudik

Tuesday, February 7, 2017

Siapa Penghina Al-Qur'an ??



Terdengar santer dari kota kecil Purworejo, tentang akan adanya Demo di Jakarta pada 4 November 2016 mendatang. Jika benar, demo “mengganyang” Ahok ini yang kedua setelah 14 Oktober 2016 lalu, beberapa ormas Islam seperti FUI dan FPI menggenangi depan Balai Kota Jakarta. Tanggal 4 November 2016 depan, kata berbagai pamflet itu, isunya tetap sama: menuntut dihukumnya Ahok. Kata mereka, ia penghina  Al-Qur’an. Benarkah demikian?

Sebenarnya, saya tidak ingin menulis ini. Selain karena saya bukan warga Jakarta, saya juga masih punya sederet urusan pribadi yang tak kunjung kelar, yang mestinya harus saya tangani. Namun apa daya, banyak teman-teman yang menanyakan perihal itu kepada saya. Kebetulan, saya sedikit mengikuti berita dan wacana itu: penghinaan Al-Qur’an. Untuk sedikit memberi gambaran, minimal pandangan subyektif saya, akan saya ulas melalui tulisan ini.

Ada satu kata kunci dalam tulisan ini yang perlu dipegang, yaitu kata “menghina”. Kata ini penting untuk dibahas nantinya, karena menjadi salah-satu pemantik atau pemicu timbulnya kegaduhan sosial di Jakarta yang kemudian menjadi diskursus bahkan kegaduhan nasional. 

Baiklah, kita mulai. Bismillahirrahmanirrahim.

Pertama, benih kegaduhan di mulai dari banyaknya serangan yang dialamatkan kepada gubernur Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok  dengan menggunakan surat Al-Maidah ayat: 51 oleh beberapa kelompok untuk berkampanye menggalang kekuatan massa. Salah satu surat dalam Al-Qur’an yang masih multi-interpretatif itu digunakan salah satu kelompok untuk kampanye: jangan memilih Ahok. Serangan ini bisa dilihat di Youtube.

Kedua, dengan adanya banyak serangan tersebut, Ahok merasa risih. Dalam suatu kunjungannya di Pulau Seribu, ia berpidato yang pada intinya: “…jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah ayat 51….,” diteruskan dengan sikapnya: mau milih silakan, mau tidak milih silakan. Ahok memberi kebebasan.

Ketiga, oleh seorang yang bernama Buni Yani, video tersebut dipotong kata “dipakai”-nya lalu diunggah melalui akun fesbuknya dengan ditambahi caption yang provokatif. Babak baru dimulai. Menyebarlah video itu karena banyak di-share. Inilah era digital, dimana satu akun fesbuk, di kemudian hari, bisa menjadi “wasilah” kegaduhan nasional.

Keempat, video itu kemudian menjadi viral dan pemicu marahnya kaum muslimin. Ya, dengan hilangnya beberapa kata, tentu menghilangkan substansi dan makna. Di sini orang banyak terjebak, jika tidak tahu yang sebenarnya. Siapa yang tidak marah mendengar kalimat editan: “jangan mau dibohongi Al-Maidah ayat 51”? Saya pun tentu akan marah, dan bila perlu memimpin laskar untuk demo di Jakarta, jika kata-kata itu yang memang dia keluarkan. Setelah saya cek, ternyata video itu diedit sedemikian rupa.

Setelah gaduh, ILC, salah satu program favorit yang beberapa kali mendapat Panasonic Award, mengangkat tema itu. Nusron Wahid, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar Wilayah Jawa dan Sumatera ditunjuk menjadi juru bicara. Nusron memulai “orasi”-nya dengan kata-kata bijak: “timbulnya konflik itu disebabkan dua hal: salah paham atau pahamnya salah”. Dalam pada itu, ia juga mengecam keras isu Suku, Ras dan Agama (SARA) untuk berkampanye karena rentan konflik. Ia juga memberi data dan fakta bahwa kekhalifahan Islam terdahulu sudah ada yang mengangkat non-muslim menjadi gubernur. Ia menekankan agar kembali ke konstitusi negara kita: UUD 1945 dan Pancasila. Namun, keterangan mantan Ketum PP GP Ansor tersebut justru membikin kegaduhan baru, karena beberapa hal. Pertama, karena ayat tersebut multi-interpretatif (multi-tafsir). Artinya, di internal umat Islam sendiri masih ada berbagai tafsir, khususnya pada kalimat “Auliya” yang oleh mereka yang memaknainya dengan “pemimpin”, juga soal hukum bagaimana mengangkat pemimpin non-muslim. Meski demikian, ada banyak hikmah di sini. Hampir semua umat Islam Indonesia yang melek teknologi jadi tahu bahwa Al-Qur’an memiliki ayat itu, beserta arti dan tafsirnya yang beragam. Para intelektual, mulai yang tua dan yang muda seperti Nadirsyah Hosen (Rais Syuriah PCI NU Australia), KH. M. Ishomudin (Syuriah PBNU), Zuhairi Misrawi (intelektual muda NU), Muhammad Guntur Romli (intelektual muda NU) dan banyak intelektual muda Islam lain mengkaji ayat itu lengkap dengan referensi dari ulama klasik dan konteks sosiologis turunnya ayat (asbaabul nuzul). Juga, hasil tafsiran dari salah satu mufassir terbaik di Asia Tenggara, Prof Dr M Qurais Shihab, kembali bertebaran di media. Seakan Allah SWT ingin mengajari umat Islam untuk lebih memperdalam lagi agama yang dipeluk mayoritas masyarakat Nusantara. Ingin tahu apa hasil kajiannya, silakan di searching atau googling hasil riset dan pemikiran tokoh-tokoh kita itu.

Kedua, mengapa statemen Nusron Wahid menjadi gaduh, adalah karena pembawaannya yang dinilai “kurang sopan”, sambil melotot-melotot. Padahal pembawaan aslinya memang melotot. Dalam hal ini, seorang ustadz yang rajin menyuruh umat Islam untuk bersedekah, dinilai oleh banyak kalangan menyindir Nusron Wahid dengan meminta agar generasi muda tidak sepertinya, memulai video sambil menangis sedih. Ustadz berinisial YM ini cenderung menyalahkan sikap Nusron dan menghadap-hadapkanya dengan ulama. Menaggapi hal ini, saya mewajarkan karena tiga hal: pertama Nusron agak marah dengan orang yang menggunakan ayat untuk berkampanye. Kedua, ia tidak menentang ulama yang benar-benar ulama, tetapi “ulama” yang pandai menyitir ayat untuk kepentingan politik. Ketiga,  memang seperti itulah pembawaan Nusron. Dia orangnya tidak suka basa-basi seperti politisi lain, banyak yang jaim. Namun, satu hal dari dia, sepengetahuan saya, selain memiliki nasionalisme yang tinggi, dia juga selalu konsisten dengan apa yang dikatakan dengan yang dilakukan. Kemudian beberapa ustadz yang dikenal di media juga memberi statement yang justru memperkeruh suasana dan membakar hati kaum muslimin.

Kelima, karena video dan berita semakin viral, dimobilisirlah beberapa kelompok Islam untuk demo. Pada Jumat, 14 Oktober 2016, mereka yang hatinya merasa terbakar berdemo di depan balai kota Jakarta. Alhamdulillah, meski dipenuhi spanduk yang profokatif, demo yang diikuti ribuan orang itu berjalan tertib dan tanpa anarki, dengan dikawal polisi dan TNI. Mereka meninta Ahok meminta maaf dan mendorong polisi untuk menyelidikinya secara hukum.

Keenam, karena banyak desakan, Ahok yang belum terbukti secara hukum bersalah itu, meminta maaf. Ia klarifikasi bahwa tidak ada maksud (niat) untuk melecehkan Al-Qur’an. Dalam hal ini juga ditegaskan oleh Nusron di ILC, bahwa yang tahu sebenarnya ayat Allah itu hanyalah Allah, adapun tafsir ulama bisa benar dan bisa kurang benar. Sama, katanya, seperti maksud puisi itu yang paling tahu adalah penulisnya. Kata ini juga diplintir oleh mereka dengan mengatakan Nusron menghina institusi ulama, padahal memang demikian adanya. Bagi yang tahu ilmu tafsir dan metodologi pengambilan hukum, bahkan sekelas Imam Syafii pun, tidak berani mengatakan “produk ijtihadnya” paling benar atau benar-benar benar. Artinya, kalau yang bersangkutan sudah meminta maaf dan tidak bermaksud menghina Al-Qur’an, sudah selesai masalahnya. Apalagi, kata-kata Ahok tersebut dipotong, dan potongan ayat itulah yang kemudian dijadikan dasar orang untuk marah, benci dan terbakar hatinya kepada Ahok. Tanpa klarifikasi (tabayyun), sebuah ajaran Al-Qur’an bagi kaum beriman jika mendapat kabar berita, mereka langsung menjustifikasi. Saya khawatir jika justru yang menghina adalah sebagian dari kita – umat muslim sendiri – yang tak sempat atau tak mau memakai perintah Allah itu: tabayyun.  Jika ini yang terjadi, semoga mereka atau kami lekas mendapat hidayah. Sepengetahuan saya, dalam kaidah fiqh disebutkan: maqasidullafzi ‘ala niatillafidzi, maksud perkataan ada pada orang yang berkata. Jelaslah, Ahok berbesar hati dan mengubur gengsi untuk mau meminta maaf meski belum terbukti bersalah.

Ketujuh, sikap MUI keluar. Pada intinya, karena Ahok sudah meminta maaf, sebagai umat Islam sudah seyogyanya memaafkannya. Sebagai intitusi, MUI memaafkan sikap Ahok tersebut, dan menyerahkan urusannya kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini polisi. Adapun jika ada anggota MUI yang tidak setuju dengan sikap resmi MUI, KH Ma’ruf Amin selaku ketua MUI mengatakan bahwa itu adalah sikap pribadi. MUI menyarankan untuk tidak membesar-besarkan masalah ini.

Kedelapan, kegaduhan semakin parah, khususnya di media online. Tak bisa dibendung. Kalangan yang berkepentingan pun ikut memanfaatkan suasana ini. Secara parsial, mereka yang demo itu hanya ingin agar Ahok tidak menjadi gubernur lagi. Orang-orang yang demo itu, setelah saya teliti, sebagian yang dulu menghina Gus Dur, membuat Gubernur Tandingan dan kelompok yang menginginkan berdirinya Khilafah dan anti-Pancasila. Isu Ahok itu mereka goring sedemikian rupa sebagai sesuatu yang marketable. Kemudian, secara  komprehensif, adanya keriuhan ini semakin ditunggangi kekuatan yang lebih besar: mereka ingin kehancuran NKRI. Disini, entah kenapa kemudian saya treringat kata filsuf Islam, Ibnu Rusyd: "Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkuslah sesuatu yang batil dengan agama." Yah, isu agama itu mudah dan murah. Ini terbukti banyak digunakan mulai dari peristiwa 11 September, Bom Bali sampai Terorisme, semua berkedok agama. Padahal motifnya ekonomi dan politik.

Kesembilan, berdasarkan laporan Rumadi, ketua Lakpesdam PBNU, Tanggal 4 November 2016 kabarnya akan ada demo besar di Jakarta. “Bukan hanya dari Jakarta, massa dari luar Jakarta akan digerakkan. Ribuan orang mungkin akan mengepung Jakarta. Istana negara akan menjadi sasaran. Rencana sudah disusun. Pamflet sudah disebarkan ke berbagai penjuru. Petunjuk teknis demo juga sudah diberikan, mulai dari membawa perlengkapan menginap, membaca wirid, sampai membuat wasiat jika tidak bisa pulang,” tulisnya di akun fesbuk (27/10). Benar salah-nya Wallau A’lam.

Saya tidak menolak demo itu. Saya mencintai mereka semua, sebagai muslim, orang Indonesia ataupun manusia. Itu hak mereka sebagai warga negara untuk berdemo, terlepas bahwa menurut saya demo itu tergerak karena kesalahpahaman mereka akan barisan kata-kata. Memang, di sisi lain, Ahok juga kurang pandai dalam bersikap dan berkata-kata. Tapi itulah kelemahannya, di balik kelebihannya yang tegas, jujur dan transparan. Ia suka ceplas-ceplos. Indonesia masih melihat orang dari sopan santun dan unggah-ungguh. Tapi itu mending bagi saya, daripada politisi yang lugu, kalem, ramah, tapi tahu-tahu nggarong duit rakyat. Akhlak itu alat, dan alat bisa juga untuk menipu. Semua penipu hampir memakai akhlak untuk menjalankan misinya. Tentu, yang baik dan utama adalah berakhlak dan digunakan untuk kebaikan. Namun toh itu sulit di zaman sekarang.

Itulah kronologi yang saya tahu dan saya analisa. Jika ada yang baik dan benar, silakan di ambil syukur-syukur di-share agar orang-orang tahu. Apabila ada yang salah atau kurang baik, saya terbuka untuk di koreksi. Niat saya menulis ini, jauh sebelum kata pertama saya tulis, adalah agar negara kita tidak terpecah belah, apalagi karena perang saudara. Jika sedikit saja ada anarki, kekerasan, lebih-lebih pertumpahan darah, pasukan Dewan Keamanan PBB kapan saja bisa turun untuk mengambil-alih keadaan dengan dalih HAM, stabilitas dan alasan tetek-bengek. Lalu kita akan bernasib sama dengan saudara-saudara kita di Timur Tengah seperti Afganistan, Libia dan Syuriah.

Semoga, kekhawatiran saya hanyalah sebuah kekhawatiran belaka. Semoga Allah memiliki cara tersendiri untuk merawat Islam dan Indonesia ini menjadi sentrum peradaban dunia, ditengah berbagai krisis moral dunia pertama, yang selalu bernafsu merebut emas, minyak, pasar dan SDA dengan berbagai cara, salah satunya merubah peraturan dan memecah-belah negara ketiga. Ihdinas shiraatal mustaqim. Shiraatalladziina an’amta alaihim, ghairil maghdzuubi 'alaihim waladl-dlaalliin. Dan semoga, yang membaca tulisan ini, tidak ikut-ikutan berdemo. Amin.


Penulis adalah Wakil Ketua PW IPNU Jawa Tengah (2013-2016).

Monday, November 21, 2016

Ciri orang beriman hijrah


Orang beriman akan selalu melakukan hijrah. Hijrah disini bisa diartikan membawa diri berhijrah menjadi lebih baik. Baik dalam segi keimanan, ketaatan dan ibadah. Artinya orang beriman setiap hari akan selalu lebih baik dari hari sebelumnya.

Orang beriman juga akan dengan sukarela berjihad di jalan Allah dengan diri serta harta benda mereka. Berjihad dijalan Allah dengan diri bisa diartikan bahwa orang beriman bersungguh-sungguh dengan dirinya untuk selalu berkelakuan sesuai tuntunan Allah. Melawan hawa nafsu adalah jihad yang besar, tetap beribadah dalam keadaan apapun juga adalah jihad. Berjihad dengan harta bisa diartikan bahwa orang beriman selalu ikhlas mengeluarkan hartanya di jalan Allah. Zakat, infaq, shodaqoh, memelihara anak yatim dan fakir miskin, dan lain-lain adalah cara-cara berjihad dengan harta.

Hal-hal diatas sudah dijelaskan Allah: “Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah, dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan” (At Taubah : 20).

Sebagai kesimpulan dari 4 tausiyah terakhir, bahwa sebagian ciri-ciri orang beriman yang dapat dilihat dalam kehidupan antara lain :
(1) bahwa orang beriman sangat cinta kepada Allah.
(2) orang beriman sangat bisa menahan hawa nafsunya
(3) orang beriman selalu berhijrah
(4) orang beriman siap untuk ikhlas berjihad dengan harta dan dirinya.
Semoga, ciri-ciri itu bisa muncul dari diri kita, sebagai pertanda keimanan tingkat keimanan yang ada di dada kita. Dan semoga Allah menjaga kita agar tidak menjadi manusia yang sesat setelah beriman. Aamiin.

Demikian, semoga bermanfaat untuk kita semua.


repost : Ciri orang beriman hijrah

Sunday, November 13, 2016

Apa itu Hijrah dalam Islam




Pengertian Hijrah: Apa itu Hijrah? 
  • Kata hijrah berasal dari kata Arab yang berarti berpisah, pindah dari satu negeri ke negeri lain, berjalan di waktu tengah hari, igauan, mimpi. Istilah hijrah biasa dipakai dalam Islam dengan pengertian meninggalkan suatu negeri yang tidak begitu aman menuju negeri lain yang lebih aman, demi keselamatan dalam menjalan agama. Raqib al-Isfahani, pakar leksiografi Al-Quran berpendapat bahwa sebagai istilah kata hijrah biasanya mengacu kepada tiga pengertian, yaitu: 1) meninggalkan negeri yang berpenduduk kafir menuju negeri yang berpenduduk muslim, seperti hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah, 2) meninggalkan syahwat, akhlak yang buruk dan dosa-dosa menuju kebaikan yang diperintahkan oleh Allah SWT, 3) mujahadah an-nafs atau menundukkan hawa nafsu untuk mencapai kemanusiaan yang hakiki.

  • Pendapat lainnya dikemukakan oleh Munawar Khalif, seorang pakar hadis dan penulis biografi Rasulullah SAW, beliau membagi pengertian hijrah dalam 3 pengertian, antara lain: 1) pindah dari negeri orang kafir atau musyrik ke negeri orang Islam, seperti terjadi pada diri Rasulullah dan para muhajirin yang meninggalkan Mekkah menuju Madinah, tempat kaum Anshar yang telah menyatakan keislamannya, 2) mengasingkan diri dari bergaul dengan orang kafir atau musyrik yang berlaku kejam dan suka menyebarkan fitnah ke tempat yang aman, seperti yang diperintahkan Rasululullah kepada para sahabat untuk berhijrah dari Mekkah ke Habasyah (Etiopia), 3) pindah dari kebiasaan mengerjakan perbuatan mungkar (buruk) kepada kebiasaan mengerjakan perbuatan makruf (baik). 


Sumber : Apa Itu Hijrah

11 Tips Hijrah bagi yang masih PACARAN


  

          Kamu masih pacaran?, tapi sudah merasakan nggak enaknya pacaran, karena memang pacaran isinya nggak enak semua, sepakat ya?. Sudah pernah dengar tentang Indahnya Menikah Tanpa
Pacaran ?, kalau sudah pernah tentu kamu sudah tau sedikit banyak bagaimana itu pacaran dan bagaimana islam memandangnya. Intinya adalah pacaran itu maksiat, dan sekecil-kecilnya maksiat pacaran adalah zina hati.
Nah, jika memang kamu hari ini masih pacaran dan kamu ingin hijrah dan meninggalkan dunia pacaran. 11 Tips Hijrah bagi yang masih PACARAN berikut sangat cocok untukmu. Atau yang tidak tahu apa itu hijrah nih kunjungi link ini Apa Itu Hijrah.

Berikut 11 Tipsnya silakan setelah dibaca silakan di PRAKTEKKAN tanpa TAPI dan NANTI.
1. MAU dulu InsyaAllah Allah MAMPUkan                                                                                  Salah satu alasan bagi yang sudah terlanjur pacaran adalah susah untuk berhenti atau putus dari pacarnya dengan berbagai alasan. Ntar saja, besok saja, lusa saja akhirnya gak jadi-jadi. Jadi Tips pertama ini adalah miliki KEMAUAN yang KUAT untuk hijrah. InsyaAllah Allah beri KEMAMPUAN.
2. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus                                                                                            Setelah ada kemauan yang kuat maka luruskan niat, hijrahnya hanyalah karena Allah dan untuk Allah sebagai bentuk ketaatan kita padanya. Niat yang lurus InsyaAllah Allah muluskan.
3. Sekarang Tanpa TAPI dan NANTI                                                                                          Segera HIJRAH sekarang juga tanpa TAPI dan NANTI. Kalau yang masih pacaran segera hubungi pacarnya dan sampaikan kalau yang dilakukan selama ini melanggar syariat dan menyebabkan dosa. Jadi segera akhiri hubungan terlarang tersebut. Ayoo yang masih pacaran segera SMS aja pacarnya dan lansung putusin….!!,
4. Charge Ruhiyah                                                                                                                                        Charge (tingkatkan energi ). Setelah putus tentu akan ada rasa galau, sedih dll, Memang ada rasa tidak enak. Karena sudah jadi sunnatullahnya setiap PERUBAHAN itu MENYAKITkan. tetapi akan lebih MENDERITA lagi jika TIDAK BERUBAH. So, Setelah Hijrah tingkat terus energi RUHIYAHnya dengan Ibadah yang lebih rajin, tepat waktu, rutin tilawah (baca Alquran), rajin datang ke majelis ilmu.Bergabung dan aktiv dalam kegiatan dakwah.
5. Latih fisikmu                                                                                                                                                Nah yang kedua untuk menyibukkan diri sekaligus untuk kesehatan juga adalah olahraga yang rutin, Alternatif olahraga yang bisa dipilih seperti lari pagi 15 menit, yoga, futsal, dan lain sebagainya.
6. Charge Terus RJR 3 (Rupiah)                                                                                                         Untuk mempersiapkan masa depan dan persiapan nikah juga teman-teman semua mesti punya penghasilan sendiri yang sangat admin rekomendasikan adalah punya bisnis sendiri atau pekerjaan halal lainya. InsyaAllah nanti di sesi khusus kita akan bahas tentang kemandirian khususnya membangun bisnis dari modal seadanya.
7. Temanmu adalah gurumu                                                                                                                         Ya, setelah hijrah maka tolong diperhatikan banget temanmu, karena temanmu adalah gurumu. Bahkan Rasulullullah bilang apabila berteman dengan tukang minyak wangi akan kecipratan wanginya, Apabila berteman dengan tukang besi maka akan kecipratan juga arangnya. Silakan bergaul dan berkumpul dengan orang-orang shaleh yang sama-sama memilih Indahnya Menikah Tanpa Pacaran
8. Selalu Tundukkan pandangan                                                                                                           Selalu menundukkan pandangan dan jaga diri bagi yang wanita agar tidak terjerumus lagi ke dunia pacaran, karena tak salah juga kata pepatah “dari mata jatuh ke hati”.
9.Reject Aja                                                                                                                                                      Batasi hubungan / komunikasi dengan lawan jenis dimanapun itu (baik lewat telpon, sosial media, facebook, twitter, BBMan, WA) dan lain sebagainya. Berkomunikasilah yang penting saja. Hindari komunikasi gak penting seperti tanya kabar, say hello, curhat dan sejenisnya.
10. Kalau memang sudah siap datangi walinya                                                                           Bagi yang laki-laki kalau memang sudah siap menikah untuk menjaga diri lebih baik disegerakan pernikahannya, cari calonnya dan datangi lansung walinya.
11. Cari Mentor / Guru Ngaji                                                                                                              Carilah dan milikilah guru ngaji / mentor sebagai tempat diskusi atau konsultasi ketika ada masalah

Sumber : Tips Hijrah dari Pacaran

Thursday, November 10, 2016

Mendamaikan Hati Dalam Islam

Do'a
 Menenangkan hati dibutuhkan saat hati tengah gelisah. Saat permasalahan berlangsung yang menyebabkan kegelisahan, menenangkan hati bagi Islam jadi pilihan. Hidup tak mungkin tanpa ada permasalahan lantaran telah jadi fitrah manusia. Lalu bagaimana caranya menenangkan hati dalam Islam?
Langkah menenangkan hati dalam Islam salah satunya yaitu dengan berdzikir mengingat Allah. Dengan berdzikir, kita bakal terasa bahwa permasalahan yang berlangsung yaitu atas kehendak-Nya. Allah tengah menguji kita dengan permasalahan itu.
Selain berdzikir mengingat Allah SWT, ada cara-cara menenangkan hati dalam Islam yang dapat jadi penawar kegelisahan yang terjadi. Lantaran percayalah bahwa Allah tak bakal menguji hamba-Nya terkecuali dalam batas kemampuannya. Berikut langkah menangkan hati dalam islam yakni :

1. Sabar
Hal pertama yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad saat hadapi cobaan yang tidak ada henti yaitu dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran. Lantaran dengan kesabaran tersebut seorang bakal semakin dapat menghadapi tiap-tiap permasalahan berat yang mendatanginya.
Allah Ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya Allah bersama beberapa orang yang sabar” (Qs. Al-Baqarah ayat 153).
Selain  menenangkan jiwa, sabar dapat juga menstabilkan kacaunya akal pikiran disebabkan beratnya beban yang dihadapi. Ujian yang Tuhan berikanlah pada kita itu sesungguhnya untuk menguji keimanan kita. Bila kita sabar melewai cobaan serta ujian bakal meningkatlah level iman kita. Bukankan Allah itu menguji hamba-Nya sesuai sama kekuatan hamba-Nya. Bila ujian itu datang padanya, bermakna Allah meyakini kita dapat melewatinya.

2. Adukanlah seluruhnya itu pada Allah
Saat seorang hadapi masalah yang sangatlah berat, bakal mencari suatu hal yang bisa jadikan tempat mengadu serta mencurahkan isi hati yang sudah jadi beban menurutnya sampai kini. Allah telah mengingatkan hamba-Nya didalam ayat yang di baca tiap-tiap muslim minimum 17 kali dalam satu hari :
Allah dalam firmannya : “Hanya kepada-Mulah kami menyembah, serta cuma kepada-Mulah kami memohon pertolongan” (QS. Al Fatihah ayat 5).
Mengingat bahwa manusia yaitu makhluk yang sangat banyak dalam mengeluh, pasti saat keluhan itu diadukan pada Sang Maha Pencipta, jadi seluruhnya itu bakal memudahkan beban berat yang sampai kini kita derita.
Rasulullah shalallahi alaihi wasallam saat hadapi beragam masalah juga, jadi hal yang bakal beliau kerjakan yaitu mengadu ujian itu pada Allah Ta’ala. Lantaran cuma Allah lah tempat tergantung untuk tiap-tiap makhluk.

3. Berfikir Positif 
Berfikir positif, itu sangat menolong kita untuk menangani rasa bimbang yang tengah kita rasa. Lantaran dengan memikirkan positif, jadi semua bentuk-bentuk kesukaran serta beban yang ada pada diri kita jadi terobati lantaran ada sikap bahwa semua yang masalah yang dihadapi, pastilah memiliki jalan keluar yang telah diputuskan oleh Allah Ta’ala. Bakal senantiasa ada jalan bila kita yakin jika Allah swt bakal menolong kita. Intinya, kita haarus senantiasa berpikir positif sama Allah, janganlah pernah suudzhon sama Sang pencipta.

4. Dzikrullah (Mengingat Allah)
Ini yang paling utama. Orang yang selalu mengingat Allah Ta’ala dalam semua hal yang dikerjakan. Tentu bakal membuat nilai positif untuk dianya, khususnya dalam jiwanya. Lantaran dengan mengingat Allah semua masalah yang dihadapi, jadi bakal menghadapinya lebih tenang. Hingga rasa bimbang yang ada pada diri dapat perlahan-perlahan di hilangkan. Serta telah adalah janji Allah Ta’ala, untuk siapapun yang mengingatnya, jadi di dalam hatinya pastilah terisi dengan ketenteraman-ketenteraman yang tak dapat diperoleh tetapi cuma dengan mengingat-Nya.
Satu hal yang perlu diingat yaitu, agar bisa senantiasa mengingat Allah swt serta sukses meniadakan atau mencegah rasa gelisah, dzikir tak cuma dikerjakan hanya perkataan lisan serta atau hati saja. Dzikir pada Allah swt adalah rangkaian kesibukan yang melibatkan seluruh hati, lisan, serta perbuatan. Tanpa ada menyatunya ketiga segi itu, jadi susah juga atau malahan tak mungkin saja untuk hati kita untuk menyatu dengan Allah swt.

5. Sholat
Sholat yang disebut beribadah paling penting untuk umat muslim juga adalah salah satu fasilitas penangkal serta penawar beragam jenis penyakit hati yang bersarang didalam dada manusia. Jelas saja, sholat adalah beribadah yang totalitas cuma mengingat pada Allah swt, yang dengan cara keseluruhan juga cuma berisi kalimat-kalimat dzikrullah, ayat-ayat Allah swt.
Sholat adalah kesibukan komunikasi langsung dengan Allah swt, Zat yang menggenggam serta menguasai semua hati, yang membuat penyakit serta yang menyembuhkannya tanpa ada rasa sakit. Bila seorang sudah terhubung serta berkomunikasi dengan Allah swt dengan cara langsung dalam sholat yang khusyuk, jadi tidak mungkin menurutnya terkena penyakit gelisah. Lantaran gelisah menyerang hati, serta Allah swt-lah yang menggenggam serta kuasai semua hati.
Tidak sama dengan beberapa orang yang lupa pada Allah, yang dimana hati-hati mereka cuma terisi dengan rasa kegelisahan, bimbang, dan kekhawatiran semata. Tidak ada sekalipun yang dapat menentramkan hati-Nya.
Tentu, setelah tahu perihal aspek-faktor yang bisa menangani masalah, jadi jadilah orang yang senantiasa dekat pada Allah Ta’ala. Bersabar, berfikir positif, mengingat Allah, dan menyampaikan seluruhnya masalah kepada-Nya adalah kunci dari semua masalah yang tengah dihadapi. Oleh karena itu, Jangan sampai bimbang, lantaran sebenarnya Allah bersama kita.






Sumber : http://www.drakemedia.net/4149/2015/08/08/5-cara-yang-dapat-dilakukan-untuk-menenangkan-hati-dalam-islam